Posted by : Alice Jumat, 15 November 2013

          Tanpa kita duga, hujan turun di setiap harinya, entah itu pagi, siang dan malam yang menyebab kan sejumlah perumahan terendam banjir dan sebagian lalulintas jalan yang terganggu akibat banjir. Ini berdasarkan pengalaman pribadi.

          Misalnya, Banjir menggenang di sekitar perumahan dan sejumlah sarana umum di Kota Bekasi, Jawa Barat akibat hujan lebat yang terjadi selama 3 jam, pada hari Jumat kemarin (30/10). Ketinggian rata-rata air di lokasi banjir sekitar 30-40 cm, namun ada juga yang mencapai pinggang orang dewasa. 

         Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi selama dua jam, merendam beberapa perumahan yang berada di Bekasi Timur. Dari pantauan Fajar Bekasi Timur di Perumahan Narogong Indah dan perumahan Rawa Lumbu, air setinggi 60 cm menggenangi perumahan tersebut..
Salah satu warga, yang kebetulan sedang berada di lokasi tersebut mengatakan, banjir seperti ini sudah menjadi langganan warga Perumahan Narogong Indah. Menurutnya, sejak tahun 1989, banjir seperti ini sudah sering terjadi, bahkan hujan selama satu jam saja  langsung banjir.
Ia menjelaskan, banjir ini diakibatkan oleh karena kali yang berada didalam perumahan tersebut tidak dapat menampung volume air, saluran air yang tidak lancar juga mengakibatkan air tidak mengalir sehingga terjadi banjir dan mengakui, persoalan saluran air ini belum pernah diperbaiki oleh Pemerintah Kota  Bekasi.

          Ia juga menambahkan, air yang menggenang sejak pukul 12.00 WIB baru surut empat jam kemudian, tambah nya.Demikian juga yang terjadi di perumahan Rawalumbu, meskipun kondisinya tidak separah di perumahan Narogong. Mungkin kita perlu mencari satu atau dua jalan alternatif, untuk dapat sampai ke rumah tenpa harus melalui jalanan yang banjir sehingga kita tidak mengalami mogok kendaraan akibat terendam banjir tersebut.


Jembatan kosong perumahan Narogong 

Jembatan kosong perumahan Narogong

Ruko jembatan 1 narogong

banjir di perumahan Narogong
Misalnya saja untuk yang tinggal di kampung seperti jalan Makrik, untuk keluar ke jalan raya harus melewati perumahan Rawa Lumbu atau Narogong. Jika kedua perumahan tersebut banjir kita terpaksa harus melewati jalan Bantar Gebang yang jaraknya cukup jauh.

        Diharapkan pemerintah kota bekasi dan masyarakat dapat lebih mengantisipasi ancaman banjir seiring masuknya  musim penghujan ini. Dan juga meningkatkan kesadaran kita untuk selalu menjaga lingkungan disekitarnya agar daerah serapan air tidak berkurang. Juga dengan tidak membuang sampah sembarangan dikali.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2013 お勉強の時間 - Gumi - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -

Top